Breaking News
Home / info / Bingung Bagaimana Memberi Pendidikan Seks pada Anak? Inidia Caranya

Bingung Bagaimana Memberi Pendidikan Seks pada Anak? Inidia Caranya

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa anak-anak cenderung memiliki tingkat rasa ingin tahu yang sangat tinggi. Apa lagi mereka selalu memiliki pertanyaan-pertanyaan yang kadang kita sebagai orang dewasapun tidak bisa menjawab pertanyaan konyol yang sering di lontarkan mereka.

Bahkan dari banyaknya pertanyaan yang mereka lontarkan, tak jarang mereka juga bertanya tentang seks. Tentu hal tersebut membuat kita kaget, khususnya para orang tua. Tapi ternyata pendidikan seks terhadap anak itu adalah hal yang terpenting lho!

Karena mendapatkan pengetahuan seks dari sejak dini dapat membuat anak anda bisa berlatih menjaga diri mereka dan menjadi bijaksana saat dewasa nanti. Memberikan anak-anak pendidikan seks bukan berarti mengajarkan mereka hal-hal yang vulgar. Akan tetapi mengajak mereka lebih terbuka dan mengajarkan bahwa harus menjaga bagian tubuh mereka yang berharga.

Mungkin masih banyak orang tua yang terasa canggung ketika harus memberikan pendidikan seks terhadap anaknya Oleh karena itu, yuk simak cara yang baik untuk melakukan pendidikan seks terhadap anak:

Mengapa pendidikan seks itu penting?

 

Belakangan ini kasus kekerasan seksual sedang marak-maraknya, dimana tak hanya mengancam para remaja. Bahkan anak-anak di bawah umurpun sering menjadi korban dari eksploitasi seks yang justru banyak dilakukan oleh orang terdekat dan bahkan keluarga korban sendiri.

Maraknya kasus seperti ini membuktikan bahwa minimnya pengetahuan anak mengenai pendidikan seks yang seharusnya dapat mereka peroleh dari  orang tuanya mulai dari usia dini.  Banyak nya orang tua yang berpresepsi bahwa pendidikan seks masih di anggap tabu untuk di perbincangkan dengan anak. Namun, justru pengetahuan itu bisa menjadi modal untuk si anak agar dapat melindungi dirinya.

1. Jangan menghindar dari pertanyaan mereka.

Karena anak-anak memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi, tak jarang muncul pertanyaan yang mengagetkan kita sebagi orang dewasa. Contohnya pertanyaan mereka tentang seks, pasti banyak orang tua yang berusaha untuk mengalihkan pembicaraan tersebut atau pura-pura tidak mengerti.

Umumnya kita sebagai orang dewasa akan bingung mau jawab seperti apa, atau kadang kita juga mikir bahwa pengetahuan seks tidak di perlu di ketahui oleh mereka. Tapi sebenarnya pengetahuan seperti itu penting untuk mereka ketahui. Apalagi jika mereka mendapatkan informasi yang kredibel dari orang-orang yang memang peduli dan menyayangi mereka.

2. Sampaikan dengan apa adanya

Pembahasan tentang seks masih menjadi hal yang tabu untuk di lakukan terhadap anak, sehingga banyak orang tua yang segan atau canggung dan kemudian menjelaskan hal-hal tersebut menggunakan kata-kata pengganti yang anaeh misalnya “anu” atau “burung” untuk alat kelamin — dalam menerangkan ke anak-anak perihal seks.

Sebaiknya gunakan saja kata penis dan vagina, justru dengan sebutan ini mereka lebih mampu menyikapi  seks dengan bijaksana, tidak “heboh” dan berlebihan. Jangan lupa jelaskan juga bahwa kata-kata tersebut hanya boleh digunakan dengan sopan.

3. Berikan informasi yang sesuai dengan usia mereka

Seberapa jauh kamu “membocorkan” informasi harus disesuaikan dengan usia mereka. Penyesuaian usia ini bukan kepada jujur atau tidaknya kita menjawab, melainkan tentang tingkat kerumitan jawaban kita.

Usia 2 sampai 3 tahun
Mulailah dengan menamakan bagian kelamin mereka dengan benar, sesuai dengan nama yang sebenarnya, seperti “penis” dan “vagina.” Menggunakan kata lain dan julukan untuk alat kelamin anak akan membingungkan mereka.

Usia 3 sampai 4 tahun
Anak mulai bertanya darimana bayi berasal. Tapi mereka belum mengerti mengenai detail dari alat reproduksi tersebut, sehingga jawablah dengan sederhana sesuai dengan usia mereka saja, seperti, “Ibu memiliki rahim di dalam perut Ibu, dan di dalam rahim mami itulah, kamu hidup dan membesar hingga akhirnya siap untuk dilahirkan ke dunia.”

Usia 5 sampai 6 tahun
Pengetahuan secara global bagaimana bayi dibuat dengan cara mengatakan, “Ibu dan Ayah yang membuat kalian.” Atau dengan penjelasan yang lebih detail, “Bagian sel Ayah yang terkecil, sperma, bertemu dengan bagian sel Ibu yang terkecil, sel telur. Mulai dari pertemuan itulah terbentuk kamu di dalam rahim Ibu.”

Usia 6 sampai 7 tahun
Pada usia ini mulai diberikan pengertian mengenai pengertian dasar dalam hubungan seks. Orangtua dapat mengatakan, “Alam atau Tuhan menciptakan tubuh lelaki dan perempuan yang saling melengkapi seperti permainan puzzle. Ketika penis dan vagina bertemu, sperma seperti kecebong, akan berenang melalui penis menuju ke sel telur.” Jelaskan juga pada anak apa yang orangtua pikirkan mengenai seks dan hubungan. Sebagai contoh; “Seks adalah salah satu cara orang dewasa untuk mengungkapkan perasaan cinta mereka satu sama lainnya.”

Usia 8 sampai 9 tahun
Jelaskan kepada anak mengenai pentingnya seks dan kemungkinan besar anak-anak sudah mengetahuinya melalui media dan teman-temannya. Pada usia ini anak bisa menerima penjelasan dasar dalam segala topik termasuk pemerkosaan. Orangtua dapat menjelaskan mengenai pemerkosaan seperti; “Pemerkosaan adalah saat seseorang memaksa orang lainnya untuk melakukan hubungan seks dan itu adalah salah.”

4. Jelaskan tentang anggota tubuh milik mereka

Beritahu mereka bagian-bagian mana yang boleh ditunjukan kepada orang lain dan bagian pribadi mana yang tidak boleh ditunjukan ataup[un di setuh oleh orang lain

5. Berdiskusi secara rutin

Ketika sudah mulai saling terbuka dan terbiasa, ada baiknya jika anda melakukan sebuah diskusi yang rutin untuk mengingatkan anak anda agar menjaga anggota tubuh pribadi mereka. Karna mungikin saja mereka lupa, selain itu juga ada banyak informasi yang bisa mereka terima dari lain dan membuat cara berpikir mereka sedikit melenceng.

Nah sekarang para orangtua sudah bisa mencoba untuk perlahan-lahan untuk memberikan pendidikan seks kepada anak.

Check Also

Ngeri,Kejadian Tak Terduga Yang Terjadi Di Toilet

Cerita yang akan mimin berikan kali ini mungkin akan terlihat seperti legenda, tetapi kisah tentang …