Breaking News
Home / info / Pembunuhan Berantai Yang Dilakukan Oleh Wanita

Pembunuhan Berantai Yang Dilakukan Oleh Wanita

Pembunuh berantai pria seperti Ted Bundy, Jeffrey Dahmer dan Dennis Rader menjadi terkenal karena betapa sadisnya mereka dalam melakukan pembunuhan. Mereka telah menjadi bahan pembicaraa di seluruh dunia dan mereka juga telah dianggap sebagai psikopat.

Beberapa ciri-ciri awal yang telah diidentifikasi sebagai indikasi kecenderungan kekerasan sudah sangat jelas yaitu karena kurangnya empati, perilaku anti-sosial dan kecenderungan untuk tampil narsis. Banyak pembunuh berantai yang juga sangat parah karena mereka sampai membunuh anak-anak oleh karena itu mereka secara resmi dianggap sebagai psikopat.

Banyak orang melakukan pembunuhan karena kebutuhan seksual dan kebutuhan untuk merasakan kekuatan saat korban mereka mencoba untuk melawan, pembunuh perempuan jauh lebih pragmatis dalam menyembunyikan motif dan metode mereka.

Perempuan juga ada yang melakukan pembunuh berantai dan tidak kalah dengan para pembunuh laki-laki (15% untuk 85%) dan mereka sering menggunakan metode rahasia seperti memberikan racun dan membuat sesak nafas. Sebagai akibatnya, kejahatan mereka dapat tersimpan selama bertahun-tahun (rata-rata 8 tahun sedangkan laki-laki hanya 2 tahun).

Ada suatu masa ketika FBI pernah mengatakan “tidak ada pembunuh berantai perempuan”, tapi ternyata mereka salah. Bila membuat profil,mereka tidak bisa beranggapan lagi bahwa hanya laki-laki yang dapat melakukan pembunuhan. Pembunuh berantai perempuan tidak dapat bersembunyi di balik jenis kelaminnya dan inilah beberapa pembunuh berantai wanita yang sangat kejam.

A. Delphine LaLaurie

Marie Delphine LaLaurie hidup di masa ia memiliki budak dan menurutnya itu sangat luar biasa. Menurut beberapa laporan, awalnya ia memperkerjakan dan memberi mereka tempat tinggal yang ternyata ini sangat menguntungkan bagi Marie dan pada saat terjadi kebakaran dirumahnya di New Orleans pada tahun 1834 semua rahasianya terbongkar.

Polisi dan para pemadam kebakaran tiba di rumah dan menemukan seorang wanita berusia 70 tahun kakinya dirantai didekat kompor. Wanita itu mengakui bahwa ia memang sengaja membuat kebakaran untuk bunuh diri sekaligus menghindari agar ia tidak di bawa ke loteng lagi untuk disiksa.

Para pemadam kebakaran kemudian memeriksa loteng rumah tersebut dan mereka menemukan beberapa budak kurus yang dirantai. Mereka semua memiliki luka yang disebabkan dari penyiksaan. LaLaurie melarikan diri ke Paris setelah rumahnya dibongkar oleh warga kota yang marah.

B. Genene Jones

Genene Jones adalah seorang perawat anak yang diduga telah membunuh 60 bayi dan anak-anak dan ini telah berlangsung selama tahun 1971 sampai 1984. Metode dalam melakukan pembunuhan adalah dengan memberikan racun. Dia akan menyuntikkan pasiennya dengan obat-obatan seperti digoxin dan heparin untuk membuat mereka menjadi sekarat dan kemudian dia akan datang untuk menyelamatkan mereka dengan menghidupkan mereka kembali .

Motifnya utama dalam melakukan hal ini adalah untuk menerima pujian dari keterampilannya sebagai perawat akan tetapi banyak dari korban nya yang benar-benar tewas karenanya. Rumah sakit tempat Jones bekerja di San Antonio rata-rata pasiennya menjadi sekarat dan bukannya melakukan penyelidikan pihak rumah sakit malah menyetujui keputusan Jones untuk mengundurkan diri.

Dia kemudian pindah ke tempat yang lain dan melakukan hal yang sama lagi tapi pada akhirnya ia ditangkap, ia juga dikenakan dendadan dihukum karena telah membunuh Chelsea McClellan yang berusia 9 bulan. Jones dijatuhi hukuman 99 tahun penjara tetapi dijadwalkan untuk dirilis kembali pada tahun 2017 untuk mencegah penjara kepadatan penduduk. Jones juga dikabarkan menjadi inspirasi untuk karakter Annie Wilkes dalam novel Stephen King’s, yang berjudul Misery.

C. Joanna Dennehy

Joanna Dennehy mengakui kesalahannya pada tahun 2013 karena telah menikam tiga orang dan membuang tubuh mereka di sebuah parit di Peterborough, Inggris. Sebelum dia menerima hukuman, dia telah menulis surat kepada hakim dan mengatakan kepadanya bahwa dia merasa tidak menyesal untuk apa yang dilakukannya.

Joanna akhirnya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dan dia adalah wanita ketiga di Inggris yang akan menghabiskan sisa hidupnya di balik jeruji besi. Hakim disebut Dennehy “kejam, egois dan manipulatif seperti serial killer” . Dia mengatakan kepada psikiater, “Aku membunuh untuk melihat apakah saya memang cukup dingin,” dan setelah melakukan pembunuhan yang pertama dia mengatakan “saya sangat menikmati masa-masa itu.” Dennehy telah didiagnosis telah memiliki gangguan kepribadian.

D. Beverly Allitt

Pembunuh berantai dari Inggris, Beverly Allitt. Ia dihukum karena telah membunuh empat anak dan mencoba untuk membunuh tiga anak lain yang akhirnya menyebabkan kerugian fisik kepada enam anak-anak lain. Kejahatan ini sudah ia lakukan selama periode 59 hari pada tahun 1991, di rumah sakit di Lincolnshire yang mana Allitt bekerja sebagai perawat.

Semua korbannya berasal dari rumah sakit, dan setelah mereka ditinggal sendirian bersama dengan Allitt, mereka secara mendadak akan terkena serangan jantung karena Allitt telah menyuntikkan mereka dengan overdosis insulin. Allitt dihukum minimal 30 tahun penjara, tanpa adanya pembebasan bersyarat sampai tahun 2022.

Motif kejahatannya masih tidak jelas, tetapi dia memang menunjukkan gejala ” gangguan buatan” yang melibatkan pola penyalahgunaan obat untuk menarik perhatian. Allitt saat ini menjalani hukuman di rumah sakit psikiatri di Nottinghamshire.

E. Kristen Gilbert

Contoh lain dari seorang perawat yang memiliki julukan “Angel of Death” dari Amerika adalah Kristen Gilbert. Ia dihukum dengan tuduhan melakukan tiga pembunuhan tingkat pertama, dua pembunuhan tingkat kedua dan dua tuduhan percobaan pembunuhan dengan menyuntikkan epinefrin pada pasiennya yang dapat menyebabkan mereka memiliki serangan jantung.

Gilbert adalah seorang pembohong besar yang dapat memanipulasi orang dengan berpura-pura akan bunuh diri dan dia juga memiliki sejarah tentang kekerasan. Ia juga selalu memeriksakan dirinya ke bangsal psikiatri secara teratur. Ia dihukum karena kejahatan nya pada tahun 2001 dan ia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Bah, gile bener cewek ternyata lebih sadis dalam membunuh cuy, inilah sebabnya selalu disarankan untuk selalu berhati-hati dengan orang yang baru kenal sebelum kejadian yang gak enak terjadi, oke WASPADALAH….

Check Also

Bingung Bagaimana Memberi Pendidikan Seks pada Anak? Inidia Caranya

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa anak-anak cenderung memiliki tingkat rasa ingin tahu yang sangat …