Breaking News
Home / My Blog / Mengenal Tentang Sejarah Dan Jenis Dari Pembalut Wanita

Mengenal Tentang Sejarah Dan Jenis Dari Pembalut Wanita

Bagi setiap wanita, menstruasi adalah hal yang sudah lumrah karena memang harus dijalani setiap bulannya. Nah, kalau kita sudah datang bulan, hal pertama yang akan kita cari adalah pembalut. Kalau dipikir-pikir pembalut ini dipakai habis itu dibuang kan, menurut kalian apa itu gak pemborosan namanya, Tapi meskipun begitu kita masih akan sangat membutuhkannya,

Ngomongin soal pembalut nih ladies, apakah kalian tahu dari mana sebenarnya pembalut wanita ini berasal dan sebenarnya sudah sejak kapan ini ada? Banyak hal yang masih belum kita ketahui darah alat penyerap ini. Oleh karena itu, biar kita semua jelas, mimin telah merangkumnya dalam artikel ini.

Pengertian Dari Pembalut

Pembalut wanita, handuk sanitasi dan tampon adalah barang-barang yang dikenakan oleh seorang wanita ketika mereka menstruasi, pulih dari operasi vagina, untuk lochia (pasca melahirkan ), setelah aborsi atau dalam situasi lain yang memang mengharuskan menggunakan pembalut ini.

Bantalan yang dipakai wanita ini hampir sama dengan yang dipakai dengan penderita inkontinensia, biasanya ini dipakai oleh pria atau wanita yang memiliki penyakit inkontinensia uriner atau kondisi dimana si penderita memikiki masalah dengan urine. Bantalan menstruasi inilah yang digunakan selain dari untuk menstruasi.

Sejarah pembalut

Sejauh ini pembalut adalah yang paling sering digunakan ketika wanita mengalami menstruasi. Ini dikarenakan mudah diakses dan cukup sederhana. Sebagian bahan yang dipakai pada pembalut ini adalah bahan sintetis yang dikelantang atau dijemur, tapi kalau dipikir-pikir apa bahan ini sudah ada sejak dulu? dan kalau ada pun kapan ini diciptakan?

Setelah ditelusuri lebih dalam, ternyata bantalan wanita ini sudah ada dalam sejarah sejak abad ke-10 yaitu pada zaman Yunani kuno, di mana seorang wanita telah menggunakan pakain yang tidak dipakai untuk menghentikan darah menstuasi mereka.

Dahulu kala ladies, sebelum pembalut sekali pakai diciptakan, kebanyakan para wanitanya menggunakan pakaian  compang-camping untuk menhentikan aliran darah mestuasi, pakaian yang mereka pakai biasanya berbahan katun atau wol domba. Rajutan dari bantal, bulu kelinci hingga rumput pun mereka gunakan untuk menangani siklus bulanan ini.

Pembalut sekali pakai ini akhirnya ditemukan oleh seorang perawat, yang memang sedang mencari metode baru untuk menghentikan perdarahan yang berlebihan, terutama pada saat berada di medang perang. Bantalan pertama ini terbuat dari pulp kayu yang ditemukan oleh perawat di Prancis. Menurut mereka itu sangat mudah menyerap dan tentunya tinggal dibuang.

Sampai pada akhirnya ladies, seorang produsen komersial meminjam ide ini dan mengembangkannya pada awal 1888 kalau masa dulunya ini disebut Southball pad. Di Amerika, Johnson & Johnson juga telah mengembangkan versi mereka sendiri pada tahun 1896 disebut Lister’s Towel: handuk pembalut wanita.

Namun ladies, pada saat itu terjadi kendala kalau para wanitanya tidak nyaman dengan nama produk ini, jadi pada awal 1920-an, nama produk ini diubah menjadi Nupak, nama yang tidak menggambarkan produk.

Meskipun pada waktu itu sudah tersedia pembalut sekali pakai, para wanitanya tidak terlalu mau menggunakan pembalut ini ( katanya sih karena mahal) jadinya mereka hanya menggunakan metode yang tradisional. Butuh waktu yang cukup lama sampai pada akhirnya produk ini diterima oleh para wanita.

Pada awalnya pembalut ini berbahan wol kapas dan berbentuk persegi panjang berserat dan pada bagian tengahnya berbentuk seperti kapal, pada bagian inilah yang digunakan untuk menyerap darah menstruasi. Ujung kapal yang memanjang kedepan dan kebelakang juga disesuaikan dengan pakaian dalam wanita. Desain seperti ini dibuat agar posisi pembalut tidak bergeser kesana kemari dan tetap pada tempatnya.

Kemudian, mereka juga merancang sebuah strip perekat yang ditempatkan di bagian bawah pembalut untuk direkatkan pada bagian pelana celana dalam dan ini akhirnya menjadi metode yang disukai oleh para wanita. Akhirnya pada awal 1980an pembalut model tradisonal ini sudah jarang dipakai lagi, syukurlah.

Selama dua puluh tahun terakhir, industri pembalut akhirnya telah maju dengan pesatnya. Sampai pada akhirnya lewatlah sudah hari-hari dimana kita masih menggunakan pembalut yang tidak efisien. Dengan adanya penemuan bahan penyerap yang lebih banyak dengan desain yang lebih bagus, bantalan ini akan terasa lebih nyaman dan praktis daripada sebelumnya. Ada juga penemuan ‘sayap’ pada pembalut yang direkatkan pada pakaian dalam dan ini berfungsi agar pembalut tidak bergeser dan juga dapat mengurangi bau.

Jenis-Jenis Pembalut Yang Dipakai Wanita

Ternyata ladies, pembalut itu gak cuma satu macam karena semakin berkembangnya zaman yamg semakin canggih ini, pembalut ini pun telah banyak mengalami perubahan. Berikut ini adalah jenis pembalutnya.

1. Panty Liners

Panty Liner ini adalah jenis pembalut wanita yang paling tipis. Bentuk dari pembalut ini pendek dan ramping, jadi sangat cocok jika diletakkan ke dalam pakaian dalam yang mungil dan bertali, bahkan pembalut ini juga ada yang panjang dan cukup lebar untuk menutupi daerah selangkangan. So, kita masih akan tetap bisa bergaya walaupun sedang memakai bikiki. Panty liner ini juga memiliki lapisan tipis perekat pada bagian bawahnya untuk memastikan mereka berada pada tempatnya.

Biasanya ladies, produk yang diberi wewangian atau beraroma segar. Sementara itu benar-benar normal vagina memiliki bau sedikit berbeda atau lebih kuat selama periode Anda, beberapa perusahaan memahami bahwa ini dapat menjadi sumber ketidaknyamanan bagi beberapa perempuan dan memilih untuk menawarkan pembalut tipis dengan keharuman halus.

Pembalut tipis terbaik untuk hari ketika Anda mengalami sedikit bercak atau Anda hanya ingin merasa ekstra dilindungi ketika memakai tampon atau cangkir.

2. Regular or Medium Flow

Nah, kalau yang ini kalian pasti sudah sangat mengenalnya karena ini adalah model yang paling umum. Untuk sebagian besar merek pembalut yang “biasa” biasanya selalu ditandai dengan warna merah muda atau kuning, katanya sih agar lebih mudah dtemukan. Pembalut ini biasanya berbentuk panjang dan agak tebal karena pembalut yang satu ini akan lebih berfungsi untuk menyerap lebih banyak darah.

Agak mirip dengan pembalut yang tipis, karena bagian bawah bantalannya juga terdapat perekat. Perekat ini akan terasa lebih kuat dari yang biasanya karena ini berfungsi agar pembalut tetap terjaga pada tempatnya. Beberapa perusahaan juga menawarkan wewangian pada bantalan ini, akan tetapi tidak sewangi panty liners.

Pembalut reguler adalah yang terbaik jika kalian sedang banyak-banyaknya. Pembalut ini juga pilihan yang tepat bagi wanita yang suka bergerak bebas, karena memiliki sistem daya lekat yang kuat.

3. Heavy Flow

Pembalut Heavy Flow agak berbeda dengan pembalut lainnya. Beberapa mereka membuat ini menjadi sedikit lebih besar daripada yang biasa dan pada umumnya mereka juga lebih tebal daripada pembalut reguler. Ini mungkin akan terasa lebih besar ketika dipakai, jadi sebaiknya jika para ladies ingin memakai pembalut jenis ini alangkah baiknya jika kalian memakai pakaian yang sedikit longgar.

Banyak merek dari Heavy Flow yang memiliki perekat tambahan seperti “sayap” yang berada disisi kiri dan kanan pembalut. Sayap ini akan diengketkan pada bagian di sekitar sisi di luar celana dalam untuk keamanan tambahan. Beberapa merek bahkan membuat sayap yang juga dapat menyerap aliran darah menstruasi agar tidak bocor.

4. Overnight Pads

Overnight Pads cenderung lebih tebal dan menawarkan keseluruhan dari kebanyakan jenis pembalut wanita. Hal ini karena produsen dapat memahami bahwa para ladies tidak akan selalu mengganti pembalut pada saat malam hari. Oleh karena itu, para ladies harus mendapatkan perlindungan ekstra untuk membantu kalian tidur dengan nyenyak.

Jenis pembalut ini pada umumnya sangat panjang dan lebar hingga dapat menutupi bagian celana dalam para ladies sebanyak mungkin. Kebanyakan Overnight Pads  sangat tebal dan juga memiliki sayap perekat seperti Heavy Flow.

Apakah Overnight Pads dapat dipakai sepanjang hari? tentu saja, itu sebabnya ini disebut “Overnight Pads “. Ini menunjukkan bahwa mereka dianggap sebagai tambahan penyerap dan menawarkan perlindungan yang lebih daripada jenis pembalut lainnya.

5. Organic Cotton Pads

Kebanyakan pembalut terbuat dari katun yang dikelantang ( dijemur). Beberapa industri dan fitur khusus, telah menciptakan berbagai produk untuk dapat menyerap cairan ini. Namun, jika para ladies lebih memilih rute alami atau memiliki alergi lateks, Organic Cotton Pads tersedia untuk menyerap cairan yang ringan sedang ataupun banyak.

Mungkin ini akan sulit ditemukan karena bisa dibilang masih seperti yang tradisional, tetapi harga dari pembalut ini hampir sama dengan rekan-rekan non-organik lainnya, jadi para ladies tidak perlu merasa khawatir tentang mengeluarkan banyak biaya.

6. Washable or Reusable Pads

Yang satu ini mungkin akan terdengar aneh atau mungkin para ladies tidak akan menyukainya, tetapi ini adalah benar, ramah lingkungan dan juga merupakan pilihan yang juga benar-benar dapat disesuaikan. Masing-masing pembalut yang bisa dicuci ini terbuat dari bahan yang lembut dan tersedianya celah yang berfungsi agar cairan tidak kemana-mana. Banyak merek yang memungkinkan untuk menyisipkan beberapa liners, jadi para ladies dapat menyesuaikan tingkat perlindungan yang diperlukan.

7. Menstrual Cup

Nah ladies, kalau produk yang satu ini memang sengaja diciptakan untuk keamanan dan kenyamanan para ladies. Hal yang unik dari pembalut ini adalah bentuknya yang seperti corong dan bahannya juga terbuat dari karet silikon. Fungsi dari corong pembalut ini adalah untuk menampung darah tanpa takut akan risiko tembus dan basah.

Menstrual Cup dapat digunakan selama delapan jam dengan nyaman. Namun, satu hal yang harus para ladies ingat adalah darah yang tertampung tidak bisa sembarang dibuang. Sebelum digunakan juga harus dicuci bersih agar tidak terjadi infeksi.

8. Tampon

Jenis yang satu ini lebih banyak digunakan oleh wanita luar negeri. Bahannya juga sama seperti pembalut lainnya kok, bahkan beberapa juga dilengkapi dengan gel dan obat anti-kram saat menstruasi. Tampon ini akan diletakkan di dalam Miss V, dekat dengan mulut rahim. Penggunaan benda ini juga sangat mudah lho. Bentuknya tidak terlihat dari luar dan kamu tetap bisa melakukan aktivitas tanpa hambatan. Namun karena ini berbahan sama seperti pembalut lainnya, maka tampon juga dapat membahayakan rahim.

Gimana ladies dengan penjelasan mimin tentang pembalut ini? Walaupun memakai pembalut akan membuat kalian merasa aman tapi alangkah baiknya jangan dipakai terlalu lama karena ini dapat menyebabkan bahaya. OK ladies.

Check Also

Pencipta PR Pertama Di Dunia

Kalau kamu anak sekolah pasti kamu sudah nggak asing lagi dong dengan Pekerjaan Rumah alias …