Breaking News
Home / My Blog / Unik, Desa Botol Plastik Anti Gempa

Unik, Desa Botol Plastik Anti Gempa

Holaa Holaaa guys, apa kabaree? Gimana hari ini happy gak? Oh iya, kalian setelah selesai minum dengan kemesan botol plastik apa sih yang kalian lakukan dengan kemasan botol plastik itu? Pasti di campakan di tong sampah yakan. Tau ngga, ternyata botol plastik itu banyak kegunaan nya loh salah satu nya dibuat sebagai kerajinan tangan. Wahhh! saat ini banyak sekali orang berlomba-lomba menciptakan kerajinan dari bahan botol plastik dan setelah siap dan menjadi hiasan rumah biasa nya kerajinan tersebut dijual atau bahkan di pajang di rumah sebagai hiasan.

Membuat kerajinan dari botol plastik tidak lah terlalu sulit, saat ini sudah banyak sekali tutorial cara pembuatan kerajinan dari botol plastik. Hasil kerajianan dari botol plastik sangat lah banyak macem nya, mulai dari hiasan kamar, hiasan dinding hingga bisa menjadi sebuah desa. apaaa? sebuah desa? kok bisa? Ingin tahu bagaimana bisa botol plasti menjadi sebuah desa? Yuk, simak lebih lanjut!.

Desa dari Botol Plastik

Penggunaan plastik sebagai botol minuman terus meningkat. Hal ini tentu mengkhawatirkan karena akan berdampak buruk pada lingkungan, mengingat sampah plasik sangatlah sulit terurai. Tapi, ancaman itu tampaknya tak akan ditanggapi serius oleh Robert Bezeau, salah seorang penggiat ramah lingkungan asal Kanada. Pasalnya, ia membangun sebuah desa yang terbuat dari plastik di sebuah hutan di Pulau Colon Island, Bocas del Toro, Panama.

Seperti siaran pers yang dikirimkan portal properti Lamudi, desa tersebut diberi nama The Plastic Bottle Village dan dibuat di atas lahan 33,6 hektar. Di sana, masing-masing rumah dibangun dengan luas 100 meter persegi menggunakan 14.000 plastik botol daur ulang. Penggunaan bahan plastik ini ternyata lebih cepat diaplikasikan jika dibandingkan dengan menggunakan material batu bata dan beton. Keberadaan rumah ini juga dapat memberikan dampak positif terhadap lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran akan kebutuhan mengatasi ketergantungan pada produk plastik.

Kendati dibangun oleh plastik, desa ini ternyata juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang menarik, seperti area untuk yoga, hiking, dan taman minimalis untuk barbeque. Tidak hanya itu, desa ini pun mampu meredam gempa bumi, sehingga sangat cocok diaplikasikan di Panama yang dalam waktu satu bulan terakhir mengalami empat kali gempa. Desa ini adalah yang pertama mengembangkan teknik eco-building yang memungkinkan meminimalisir dampak negatif pada lingkungan. Selain itu, bangunan ramah lingkungan ini pun sangat dingin untuk ditinggali, oleh karena itu penggunaan AC tidak diperlukan di sana, sehingga dapat meminimalisir konsumsi energi di desa. Rata-rata perbedaan suhu antara di luar dan di dalam rumah plastik ini adalah 17 Celsius, sehingga membuat mereka sangat hemat energi.

Di desa tersebut, setidaknya ada tiga jenis model rumah yang ditawarkan, semuanya dirancang oleh arsitek terkenal Panama. Masing-masing rumah juga dilengkapi dengan pipa resapan air, plumbing electrical, pintu, jendela dan septic tank. Sebenarnya konsep pembangunan desa ini telah dimulai sejak tahun 2012 dan botol-botol yang dikumpulkan oleh Robert berasal dari tong sampah. Selama program ini berlangsung Robert sangat terkejut karena ia bisa mengumpulkan sebanyak satu juta botol dalam waktu hanya 1,5 tahun.

Proyek ini dibangun dalam tiga tahap, tahap pertama menghasilkan rumah sederhana dengan dua kamar tidur. Proyek model kedua akan dimulai awal tahun depan. Secara total, akan ada tiga model rumah yang ditawarkan. Setelah selesai pembangunan, rumah akan dilengkapi dengan sistem tangki septik dan pasokan listrik.

Wah, sangat keren bukan? Botol plastik bisa di jadikan sebuah desa yang tahan gempa dan tanpa AC juga sudah dingin. Bangunan yang menakjubkan. Sebelum pergi, yuk lihat dulu cuplikan video nya. Cekidott..

Check Also

Pencipta PR Pertama Di Dunia

Kalau kamu anak sekolah pasti kamu sudah nggak asing lagi dong dengan Pekerjaan Rumah alias …